ISEI-BI Studi Komparasi Pariwisata Malang Raya & DIY

- 23 Mei 2023, 09:59 WIB
Narasumber diskusi ekonomi pariwisata
Narasumber diskusi ekonomi pariwisata /

SEPUTAR CIBUBUR – Untuk saling berbagi pengetahuan demi perkembangan sektor pariwisata, ISEI Cabang Yogyakarta bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) DIY, KPwBI Malang, dan ISEI Cabang Malang menggelar diskusi ekonomi pariwisata bertajuk “Studi Komparasi Pariwisata Malang Rayat & DIY” di Hotel Aria Gajayana, Sabtu (20/5/23).

Diskusi menghadirkan narasumber  Samsun Hadi (Kepala KpwBI) Malang, Budiharto Setyawan (Kepala KpwBI DIY), Wildan Safutri (Ketua ISEI Cabang Yogyakarta), dan Bogat AR (Wakil Ketua ISEI Cabang Yogyakarta), dengan moderator Y Sri Susilo (Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta/Dosen FBE UAJY).

“Harus diakui perkembangan Pariwisaa di Malang Raya terdukung oleh akses jalan tol,” ujar Samsun Hadi, mengawali pernyataannya.

Menurut dia, mayoritas wisatawan datang di Kota Batu khususnya di akhir minggu dan musim liburan. Fasilitas pariwisata di Kota Batu, jelas dia, cukup lengkap dari fasilitas akomodasi, restoran dan beberapa tempat tujuan wisata buatan (Jatim Park, Museum Angkut, Museum Topeng. Taman Agrowisata dan sebagainya).

Baca Juga: Pemilihan Calon Ketua ISEI Jogja 2023-2026 Diharapkan Melalui Musyawarah

Kota Malang sendiri mendukung wisata kuliner dan pendidikan. Seperti diketahui, kuliner di Kota Malang cukup bervariatif seperti cwie mie, rawon, mendol, bakso, soto dan sebagainya.

Di samping itu, Malang dapat didorong menjadi wisata edukasi karena mempunyai banyak perguruan tinggi. “Pariwisata DIY memang lebih dikenal secara luas dari pariwisata Malang Raya,” ujar Samsun Hadi.

Budiharto Setyawan mengatakan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus mengubah orientasi pariwisata dari mass tourism menuju quality tourism.

“Potensi pariwisata di DIY baik dari wisata seni budaya, wisata cagar budaya, alam dan buatan sangat menunjang untuk mewujudkan wisata yang berkualitas,” tutur dia.

Menurut Budiharto, indikator wisata yang berkualitas ditunjukkan dari lamanya tinggal wisatawan (lenght of stay) dan pengeluaran belanja wisatawan (tourist spending).

Halaman:

Editor: Ruth Tobing

Sumber: Siaran Pers


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah