Praktisi Hukum Minta Film 'Sebelum Vina 7 Hari' Tak Klaim Sebagai Kisah Nyata

- 25 Mei 2024, 09:56 WIB
3 juta penonton! Film Vina: Sebelum 7 Hari masih mengudara di bioskop Bandung serta jadwal dan harga tiket./ Instagram @filmvina
3 juta penonton! Film Vina: Sebelum 7 Hari masih mengudara di bioskop Bandung serta jadwal dan harga tiket./ Instagram @filmvina /

SEPUTAR CIBUBUR-Praktisi hukum muda Jawa barat Boyke menyayangkan film "sebelum vina 7 hari" ingin mengesankan seolah olah pelaku merupakan anak dari pejabat kepolisian republik indonesia.

Namun hingga hingga akhir cerita, film tersebut ditemukan atau hilang jejak dari kejaran pihak kepolisian.

 "Dan akhirnya kita tahu bahwa pada Rabu 22 Mei 2024 Tim polda jabar bersama bareskrim mabes polri berhasil membekuk orang yang di duga egi/pegi alias perong yang telah buron 8 tahun lalu.”

Baca Juga: Wajib Bangga, Terumbu Karang Indonesia Juara Paling Luas di Dunia

Informasi dari pihak kepolisian bahwa egi/pegi alias perong bukan lah anak dari seorang bapak/ibu yang bertugas sebagai kepolisian republik indonesia, sebagaimana ada adegan orang tua pegi/egi yang seperti pejabat dari pihak kepolisian yang akan menutupi kesalahan atau tindakan yang dilakukan oleh egi/pegi alias perong.

Menurut boyke, penggiringan opini dari film tersebut bahwa  benar adanya dugaan egi alias pegi alias perong adalah anak dari pejabat kepolisian dihubungkan dengan buronnya Egi yang tak kunjung di temukan oleh pihak kepolisian.

Boyke menilai, ada asumsi yang ingin digiring bahwa pelaku adalah anak polisi.

Padahall fakta secara de jure dan de facto, egi/pegi alias perong bukanlah sebagai seorang anak dari orang tua yang bertugas di kepolisian, melainkan anak seorang asisten rumah tangga.

Seharusnya pihak deep company atau rumah produksi film yang membuat film tersebut yang mana pendirinya adalah Dheeraj Kalwan, harus menarik kalimat  "KISAH NYATA" dalam tulisan judul film tersebut.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah