Renungan Malam Kristiani: Miliki Kebiasaan Baik

- 14 Maret 2024, 18:00 WIB
Kebiasaan baik bisa merubah hidup menjadi lebih baik
Kebiasaan baik bisa merubah hidup menjadi lebih baik /Pixabay/

SEPUTARCIBUBUR- Ayat renungan kita pada saat ini terdapat dalam Ulangan 8:2 tertulis demikian:

“Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak Tuhan, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.”

Dulu di Swedia kendaraan melaju di jalur kiri jalan, sama seperti di Indonesia. Tapi pada tahun 1967 terjadi perubahan aturan dimana menyetir kendaraan yang tadinya di jalur kiri diubah menjadi di jalur kanan.

Baca Juga: Bangkrut, The Body Shop Hentikan Operasi di AS dan Kanada

Di hari pertama saat aturan itu berlaku terjadi kekacauan dimana-mana. Banyak pengendara yang mengalami kebingungan, yang memicu insiden tabrakan dan kemacetan.

Sungguh tidak mudah untuk mengubah suatu kebiasaan yang sudah bertahun-tahun dijalani. Itu sebabnya kita perlu membangun kebiasaan yang baik setiap hari agar jangan sampai kita berakar dalam kebiasaan yang buruk.

Dalam ayat di atas, 40 tahun bukanlah waktu yang singkat tapi itulah waktu yang dibutuhkan untuk mengubahkan kebiasaan bangsa Israel.

Baca Juga: Crazy Rich PIK Helena Lim Kesandung Kasus Timah

Bangsa ini telah mengalami perbudakan dan menjalani kebiasaan hidup di Mesir selama 430 tahun. Kebiasaan-kebiasaan itu ada yang tidak baik dan yang tidak berkenan kepada Tuhan.

Kebiasaan dan rutinitas mereka membuat sebagian besar dari mereka memiliki sikap dan karakter yang sulit untuk percaya kepada Tuhan.

Sulit untuk menghadapi tantangan, sulit untuk bersikap sabar dalam kesukaran. Ada sikap kesombongan dan pemberontakan yang terkandung dalam hati mereka.

Itu sebabnya ketika mereka baru selesai menyeberang Laut Merah melalui keajaiban yang luar biasa, mereka langsung berrsungut-sungut saat menghadapi ketiadaan air.

Begitu juga saat mereka disuruh mengintai Negeri Kanaan, mereka langsung ciut nyalinya dan tidak percaya akan janji Tuhan.

Tuhan mau membentuk mereka semua menjadi pribadi yang rendah hati, taat, berserah dan percaya pada janji firman Tuhan.

Kalau selama ini kita punya kebiasaan yang tidak baik, bersedialah untuk dibentuk Tuhan melalui proses keadaan. Jangan menolak pembentukannya agar kita tidak membutuhkan proses waktu yang lama.

Mari bangun kebiasaan hidup yang baik, miliki karakter dan sikap yang berkenan sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Ketahuilah pikiran kita akan menjadi perkataan, perkataan akan menjadi tindakan, tindakan akan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan akan menjadi tabiat.

Jangan biarkan tabiat kita adalah kultur yang berlawanan dengan kehendak Tuhan. Mari terus belajar untuk memiliki pikiran dan perasaan Kristus serta bertindak sesuai dengan firmanNya agar kita mengalami janji-janjiNya di hidup kita.***

 

Sumber: Youtube Suara Injil

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x