Renungan Malam Kristiani: Berdoa dan Bekerja

- 16 Maret 2024, 18:18 WIB
Ilustrasi Renungan Kristen/pixabay
Ilustrasi Renungan Kristen/pixabay /

SEPUTARCIBUBUR- Ayat renungan kita pada saat ini terdapat dalam Pengkhotbah 10:18 tertulis demikian:

“Oleh karena kemalasan runtuhlah atap, dan oleh karena kelambanan tangan bocorlah rumah.”

Istilah Ora et Labora atau berdoa dan bekerja merupakan slogan dari kaum Benediktin yaitu sebuah ordo yang bernama Santo Benedictus.

Baca Juga: Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan Memuji Airlangga Hartarto Dalam Memimpin Partai

Ordo ini terkenal dalam mengajarkan para biarawannya tentang cara hidup yang seimbang, yang berkaitan dengan doa dan karya aktif.

Ada bahaya yang muncul akibat dominasi dari salah satu hal ini. Kalau orang berdoa saja tanpa melakukan apa-apa atau sebaliknya bekerja terus tanpa berdoa maka ada satu sisi yang hilang dari dirinya.

Tuhan mau kita berdoa tapi Tuhan juga mau agar kita melakukan apa yang menjadi bagian kita. Kemalasan adalah musuh jiwa, doa dan bekerja adalah mitra.

Baca Juga: Renungan Malam Kristiani: Motivasi yang Tulus

Kalimat dalam ayat di atas berbicara tentang prinsip hidup yang seharusnya kita miliki yaitu rajin dan cekatan dalam bekerja dan dalam melakukan tanggung jawab.

Orang yang malas hanya akan menghancurkan kehidupannya sendiri, tapi orang yang rajin akan membangun dan membawa hidupnya menjadi semakin baik dari hari ke hari sebab ia bekerja dan mengalami berkat Tuhan.

Tuhan senang dengan orang-orang yang bekerja. Ada sebuah quote dari Benjamin Franklin seorang filsuf. Ia berkata “Tangan yang tidak bekerja adalah mainan setan”.

Maksudnya adalah orang yang bermalas-malasan hanya akan jadi sasaran serangan iblis. Iblis senang dengan orang yang malas. Iblis sangat senang dengan orang-orang yang tidak melakukan apa-apa.

Ingatlah Daud yang jatuh dalam dosa dengan Batsyeba karena bermalas-malasan dan tidak melakukan apa-apa di istananya. Sementara para prajurit dan panglimanya sedang berjuang di medan perang.

Kalau kita mau membangun kehidupan kita maka kita hendaknya bersikap rajin, ulet dan selalu bersemangat. Jangan biarkan diri kita dalam keadaan tidak melakukan apa-apa, atau melakukan sesuatu tapi bukan yang berguna.

Tidak sedikit orang yang sibuk, tapi sibuknya tidak membawa kemajuan bagi dirinya, melainkan hanya menghabiskan dan membuang waktu yang berharga.

Apalagi sibuknya adalah sibuk yang negatif, itu sangat-sangatlah tidak membawa kebaikan. Jangan lupa untuk berdoa dan mengandalkan Tuhan selain kita berupaya.

Filipi 4:6 berkata “agar kita menyatakan dalam segala hal keinginan kita kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur, dan jangan kita kuatir tentang apapun juga.

Kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri meskipun kita sudah berusaha mati-matian tapi kalau tanpa perkenanan Tuhan maka semua upaya kita akan sia-sia.

Itu sebabnya kita perlu selalu berdoa meminta pertolongan, penyertaan dan perkenanNya selain kita bekerja dan berupaya.

Mari jangan menyerah dan jangan putus asa dalam menjalani kehidupan ini. Jalani hidup dengan seimbang, berdoalah dan juga bekerjalah.

Tuhan akan menolong dan memberkati kita semua dalam segala usaha, karya dan pekerjaan serta tugas kita. Dan Tuhan akan memenuhi hidup kita dengan sukacita senantiasa.***

 

Sumber: Youtube Suara Injil

 

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x