Renungan Malam Kristiani: Penolong yang Sepadan

- 5 April 2024, 18:00 WIB
Ilustrasi-kecantikan wanita
Ilustrasi-kecantikan wanita /KarawangPost/Foto/pixabay-whitedaemon

SEPUTARCIBUBUR- Ayat renungan kita pada saat ini terdapat dalam kitab Kejadian 2:18 tertulis demikian:

“Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Mary Wollstonecraft adalah seorang penulis dan filsuf kelahiran London. Ia menuliskan sebuah buku berjudul “A Vindication of the Rights of Woman”

Baca Juga: Mengenal Jembatan Youtefa, Ikon Jayapura yang Mendapat Dua Rekor MURI

Dalam buku tersebut ia menuliskan pandangannya bahwa wanita tidak secara alami lebih rendah dari pria. Penilaian wanita lebih rendah dari pria terjadi dalam masyarakat karena wanita tidak diijinkan mengenyam pendidikan.

Hampir di seluruh belahan dunia ini wanita sering menjadi kaum terbelakang dan terkekang oleh berbagai aturan.

Beruntungnya tokoh-tokoh wanita pendahulu memperjuangkan kesetaraan sehingga di era saat ini wanita telah banyak memiliki kebebasan dan juga dapat bekerja di are-area yang dulunya di dominasi kaum adam.

Baca Juga: Kejagung Bakal Sita Lagi Harta Harvey Moes dan Sandra Dewi

Tuhan merancang wanita menjadi penolong tetapi bukan dalam pengertian menjadi asisten rumah tangga yang kedudukannya lebih rendah dan berbeda tugas serta tanggung jawab.

Asisten rumah tangga menjalankan perintah, sedangkan penolong membantu seseorang seperti misalnya dokter menolong pasien.

Tuhan menciptakan wanita sepadan. Sepadan berarti sesuatu yang mempunyai nilai yang sama, seimbang dan sebanding.

Bersyukurlah Tuhan tidak membedakan derajat wanita dari pria. KasihNya tetap sama, bagiNya kita adalah wanita-wanita yang berharga.

Sebagai penolong kita harus terus meng-upgrade diri kita. Tingkatkanketerampilan dan ekspresikan diri dengan rendah hati.***

 

Sumber: Youtube Renungan Wanita

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah