Renungan Malam Kristiani: Lepas dari Perselingkuhan

- 12 Mei 2024, 20:29 WIB
Ilustrasi perselingkuhan.
Ilustrasi perselingkuhan. /Pexels/Aleksandr Burzinskij /

SEPUTARCIBUBUR- Ayat renungan kita pada saat ini terdapat dalam Maleakhi 2:13-14 tertulis demikian:

“Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah Tuhan dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.” 

“Dan kamu bertanya: “Oleh karena apa?” Oleh sebab Tuhan telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.”

Baca Juga: Renungan Malam Kristiani: Selalu Ada Jalan

Lebih dari 50% pasangan suami isteri di Thailand mengatakan bahwa mereka melakukan perselingkuhan.

Sementara itu menurut sebuah survey yang dilakukan oleh Just Dating, Indonesia menempati urutan kedua negara di Asia dengan kasus perselingkuhan tertinggi yaitu sekitar 40%. Ini bukanlah angka yang main-main.

Perselingkuhan banyak terjadi di tempat kerja selain di lingkungan pergaulan, dan cara perselingkuhan sekarang ini mengalami perluasan seiring dengan kemajuan teknologi.

Baca Juga: Terpilih Menjadi Tuan Rumah World Water Forum, Ini Manfaatnya Bagi Indonesia

Perselingkuhan adalah bentuk ketidaksetiaan terhadap pasangan dan lebih daripada itu perselingkuhan merupakan bentuk ketidaksetiaan kepada Tuhan.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah