Melukat: Filosofi, Jenis dan Makna Ritual Pembersihan Diri Secara Spiritual di Bali

- 18 Mei 2024, 12:04 WIB
Umat Hindu melukat untuk membersihkan jiwa pada saat Banyu Pinaruh atau sehari setelah hari Suci Saraswati.
Umat Hindu melukat untuk membersihkan jiwa pada saat Banyu Pinaruh atau sehari setelah hari Suci Saraswati. /Instagram @melukat_info

SEPUTARCIBUBUR- Melukat adalah upacara ritual pembersihan pikiran dan jiwa dalam diri manusia yang umum dilakukan oleh umat Hindu di Bali. Ritual ini dilakukan secara turun-temurun oleh umat Hindu hingga saat ini.

Upacara sakral ini dilakukan untuk membersihkan energi-energi negatif dalam diri manusia dengan bantuan dari alam semesta. Melukat diharapkan dapat menyegarkan pikiran dan menenangkan jiwa.

Melukat berasal dari kata “Sulukat”, yang mana ‘su’ artinya baik dan ‘lukat’ artinya membersihkan atau menyucikan. Secara sederhana, melukat bisa diartikan sebagai pembersihan yang baik.

Baca Juga: Bendungan Sukamahi, Bendungan Kering Pertama di Indonesia

Proses Melukat menggunakan ‘air suci’ sebagai medium untuk pembersihan diri sehingga asal airnya pun tidak boleh sembarangan.

Air untuk melukat biasanya berasal dari mata air, air laut, air sungai, pancuran air, atau air yang ada di rumah pemuka agama Hindu (sulinggih).

Dalam melakukan ritual Melukat biasanya dilakukan di tempat bersejarah, pura, tempat pemandian, dan laut yang ada di Bali.

Baca Juga: Renungan Malam Kristiani: Masa Tua Bahagia

Berikut sejumlah tempat Melukat yang ada di Bali yaitu:

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah