Tindak Kekerasan Terhadap Jurnalis Lingkungan Meningkat

- 20 Mei 2024, 18:03 WIB
Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh membersihkan sampah internasional di Pantai Balu Pulo Aceh
Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh membersihkan sampah internasional di Pantai Balu Pulo Aceh /Dok/FJL Aceh

SEPUTAR CIBUBUR-UNESCO yang merupakan badan dibawah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyerukan dukungan yang lebih kuat bagi jurnalis lingkungan dan tata kelola platform digital yang lebih baik.

UNESCO menyerukan hal ini karena kurangnya rasa saling menghormati berlandaskan pada keadilan, peraturan hukum, serta HAM.

Itu sebabnya UNESCO menyerukan dukungan yang lebih kuat bagi jurnalis lingkungan dan tata kelola platform digital yang lebih baik.

Baca Juga: Jakarta Waspada Banjir Rob Hingga 29 Mei 2024

Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay mengatakan tanpa informasi ilmiah yang dapat diandalkan tentang krisis lingkungan yang sedang berlangsung, publik tidak akan pernah bisa berharap untuk mengatasinya.

Sayangnya,  para jurnalis yang paham soal lingkungan kerap menghadapi kekerasan. Sedikitnya 749 jurnalis dan media yang melaporkan isu-isu lingkungan telah diserang dalam 15 tahun terakhir.

Para jurnalis yang diandalkan sebagai garda terdepan untuk menyelidiki dan memastikan banyaknya disinformasi terkait iklim justru kerap menghadapi kekerasan.

Sedikitnya 749 jurnalis dan media yang melaporkan isu-isu lingkungan telah diserang dalam 15 tahun terakhir.

Baca Juga: Covid-19 Menggila di Singapura, Capai 25.900 Kasus Sepekan

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah