Indonesia Dukung Global Water Fund di WWF ke-10

- 27 Mei 2024, 05:55 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani /ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/

SEPUTAR CIBUBUR-Kebutuhan investasi menjadi tantangan tersendiri dalam pembenahan infrastruktur air dan sanitasi yang memadai.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia mendorong Global Water Fund atau platform pembiayaan air dunia.

Menurut Sri, air adalah aspek penting dalam kehidupan masyarakat sehingga pemerintah mengalokasikan sekitar 3,4 persen dari APBN untuk itu.

Baca Juga: Daftar 78 Pejabat Kejagung yang Dirotasi ST Burhanuddin

Namun, Sri menilai jumlah tersebut masih tergolong kecil jika ia bandingkan dengan kebutuhan investasi tahunan di bidang air dan sanitasi.

“Dana yang berasal dari pemerintah saja tidak akan memadai. Oleh karena itu, banyak ikhtiar dilakukan, mulai dari level lokal, bahkan hingga desa, sampai ke level nasional dan dunia,” kata Sri Mulyani dalam High Level Panel (HLP) World Water Forum ke-10 di Bali, Selasa 21 Mei 2024.

Sri mengatakan, pemerintah terus mengupayakan pendanaan global tersebut dengan membahasnya bersama para pemangku kepentingan dari berbagai negara dan organisasi.

Baca Juga: Pengembangan Iptek dan Inovasi di Indonesia Berlangsung Cepat, Perlu Diakomodasi Regulasi

Menurutnya, perlu kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta untuk mewujudkan ketahanan air dan sanitasi yang layak.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah