Gibran Digadang Gadang Jadi Ketua Umum Partai Golkar

- 13 Maret 2024, 19:30 WIB
Gibran Rakabuming Raka putra sulung Presiden Jokowi yang menjadi calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto disebut pengamat poltik potensial untuk jadi Ketua Umum Partai Golkar
Gibran Rakabuming Raka putra sulung Presiden Jokowi yang menjadi calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto disebut pengamat poltik potensial untuk jadi Ketua Umum Partai Golkar /Instagram @gibran_rakabuming/

SEPUTAR CIBUBUR-Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan Gibran Rakabuming Raka berpeluang jadi Ketua Umum Partai Golkar.

“Sebagai partai besar, tentu Golkar partai yang sangat menarik untuk dibahas dan didiskusikan. Karena itu dikaitkan dengan Pak Jokowi sebagai calon potensial untuk menjadi ketua umum Golkar ke depan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 12 Maret 2024.

Hal itu disampaikan Qodari, menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, yang menyebut empat nama potensial sebagai Ketum Golkar yakni Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Bahlil Lahadalia, dan Agus Gumiwang Kertasasmita.

 Baca Juga: Crazy Rich PIK Helena Lim Kesandung Kasus Timah

Di luar empat nama yang disebutkan Bamsoet, menurut saya ada satu calon yang juga sangat potensial untuk menjadi Ketum Golkar ke depan yaitu Gibran Rakabuming Raka,” ungkapnya.

Qodari menjelaskan dua alasan putera sulung Presiden Jokowi itu layak menakhodai Partai Golkar. Pertama, Gibran tidak lama lagi menduduki jabatan posisi strategis sebagai orang nomor dua di Indonesia, pada saat dilantik menjadi wakil presiden secara resmi pada Oktober 2024.

Kata dia, selama ini karakteristik Partai Golkar memiliki kecenderungan sebagai partai yang melekat sebagai bagian dari pemerintahan, tentunya linear dengan Gibran sebagai wapres sekaligus ketua umum Partai Golkar.

 Baca Juga: Bangkrut, The Body Shop Hentikan Operasi di AS dan Kanada

“Partai Golkar punya kecenderungan yang sangat kuat untuk memiliki kaki, memiliki akses di pemerintahan, bukan hanya menteri tetapi juga atau bahkan wakil presiden, karena Golkar adalah partai yang ideologinya karya dan kekaryaan dan selalu berorientasi untuk menjadi bagian dari pemerintahan,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah