Polhut Diminta Jadi Agen Perubahan Masyarakat, Perkuat Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

- 1 April 2024, 23:03 WIB
Sekjen KLHK Bambang Hendroyono
Sekjen KLHK Bambang Hendroyono /KLHK/

SEPUTAR CIBUBUR - Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono berharap Polisi Kehutanan (Polhut) dapat menjadi agen perubahan dalam sistem sosial masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan Sumberdaya Alam Hutan.

Demikian dinyatakan Bambang saat menjadi Inspektur Upacara Penutupan Diklat Pembentukan Polisi Kehutanan (Polhut) Tahun 2024 di Lapangan Garuda Nusantara – Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Senin, 1 Maret 2024.

Pada kesempatan itu, Bambang mengapresiasi setinggi-tingginya jajaran Polhut seluruh Indonesia atas kerja-kerja nyata yang tak mudah serta dedikasi tak ternilai dalam setiap derap langkah perjalanan Bangsa Indonesia.

Baca Juga: Rawan Tawuran, Polisi Awasi Penjualan Sajam di Marketplace

“Saya minta kepada Para Siswa Diklat Pembentukan Polhut 2024 yang tergabung dalam Batalyon Wirawana Nusantara, harus siap sedia mendharmabaktikan dirinya dan meneruskan segala perjuangan yang telah ditorehkan oleh Para Pendahulu Polhut Republik Indonesia," ujar Bambang.

Bambang pun menyampaikan jika KLHK dalam satu dekade terakhir ini (periode 2015-2019; dan periode 2020-2024), terus melakukan upaya transformasi tata kelola pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui pendekatan atau perspektif pembangunan ekosistem Sumberdaya Alam Hutan berbasis lanskap, sehingga kelestarian Sumberdaya Alam Hutan berikut keanekaragaman hayati-nya senantiasa dapat terjaga dan dikelola secara berkelanjutan. 

Tidak kalah penting dari pada itu, pengelolaan Sumberdaya Alam Hutan harus mampu menjamin kelangsungan hidup bagi generasi saat ini maupun bagi generasi yang akan datang. Lebih-lebih, Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga suhu global melalui strategi pencapaian Net Zero Emission Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

Bambang juga berpesan kepada para peserta diklat agar sebelum kembali ke tempat ke institusi masing-masing untuk senantiasa memegang kode etik Polhut Budhi Bhakti Wirawana, sehingga bisa menjadi agen perubahan dalam sistem sosial masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan Sumberdaya Alam Hutan.

Polhut juga harus mengedepankan nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas, memupuk semangat belajar dan terus belajar dengan pengayaan best practices di lapangan sebagai upaya pengembangan diri (self development) seorang Polhut agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi negara dan masyarakat, serta membangun soliditas dan solidaritas corps Polhut di seluruh penjuru Tanah Air.

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah