Pantura dan Pansela, Jalur Mudik Alternatif Pulang Kampung

- 16 April 2024, 22:17 WIB
Jalan Pansela Jawa, Jalur Alternatif Dengan Pemandangan Indah.
Jalan Pansela Jawa, Jalur Alternatif Dengan Pemandangan Indah. /Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR/

SEPUTARCIBUBUR- Jalur Pantai Utara (Pantura) dan Jalur Pantai Selatan (Pansela) merupakan dua jalur mudik alternatif selain Tol Trans Jawa.

Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda namun sama-sama menjadi jalur strategis yang membantu mengantarkan pemudik sampai ke kampung halaman setiap tahunnya. Berikut sejumlah perbedaan jalur Pantura dan Pansela:

Baca Juga: Autogate: Pintu Perlintasan Otomatis untuk Mudahkan Layanan Pemeriksaan Imigrasi

  1. Pantura

Jalur Pantura merupakan jalan sepanjang 1405 km yang melintasi pesisir utara Pulau Jawa,  melewati lima provinsi yaitu Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.  

Kota yang dilalui jalur ini meliputi Merak, Jakarta, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Rembang, Tuban, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo dan berakhir di Banyuwangi.

Kondisi jalur ini cenderung tidak berkelok-kelok dan pemandangannya terdapat bukit, pegunungan, dan pantai.

Baca Juga: Renungan Malam Kristiani: Pentingnya Pengakuan

  1. Pansela

Jalur Pansela merupakan jaringan jalan yang melintas di pesisir selatan Pulau Jawa. Memiliki panjang jalan 1716 km serta melewati lima provinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.  

Jalur ini menghubungkan kota-kota dimulai dari Banten, Sukabumi, Tegal Buleud, Pangandaran, Cilacap, Yogyakarta, Pacitan, Sendang Biru dan Banyuwangi.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah