LCGC Menguat, Ban Ramah Lingkungan Kian Prospektif

- 24 Mei 2021, 20:41 WIB
Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia
Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia /dok Hankook Tire Sales Indonesia


SEPUTAR CIBUBUR – Mobil low cost green car (LCGC) menjadi segmen kendaraan yang permintaannya cukup stabil di pasaran meskipun pasar otomotif sempat melesu.

Menurut catatan Gaikindo, pangsa pasar mobil LCGC mencapai 20% penjualan dari wholesales dan 16,4% penjualan ritel di kuartal pertama tahun 2021.

National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia Apriyanto Yuwono menyatakan, mobil LCGC punya peminat yang senantiasa stabil karena sesuai dengan gaya hidup masyarakat Indonesia, dan banyak diincar sebagai kepemilikan kendaraan pertama.

Baca Juga: Hankook Tire Gaet Pertumbuhan Laba Operasional Sebesar 75,5%

"Mobil ini hemat biaya operasional mulai dari penggunaan bahan bakar yang irit hingga perawatan yang mudah. Selain itu, LCGC juga memberikan nilai tambah dengan spesifikasinya yang ramah lingkungan. Namun, mobil juga perlu ditunjang dengan komponen yang sesuai agar kinerja kendaraan lebih optimal. Hankook Tire sangat mendukung program ini dengan menyediakan ban yang eco-friendly,” jelas Apriyanto Yuwono, dalam keterangan tertulis yang dilihat seputarcibubur.com, Senin, 24 Mei 2021.

Setidaknya, kata dia, terdapat tiga alasan mengapa ban eco-friendly dari Hankook cocok untuk kendaraan LCGC sehingga pengendara mendapatkan pengalaman berkendara yang semakin ramah lingkungan, aman, dan nyaman. 

Pertama, ban ini memiliki hambatan gulir (rolling resistance) yang rendah. Hal ini berguna untuk penggunaan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Prinsip "eco" berfokus pada emisi yang keluar dari kendaraan. Untuk mendapatkan hambatan gulir yang rendah serta memiliki daya cengkram yang baik, biasanya ban ini dibuat dari compound senyawa silika.

Baca Juga: Daftar Lengkap Penjualan Mobil Astra Sebelum Lebaran
Kedua, ban eco mampu mempertahankan kenyamanan berkendara yang didukung dengan kekakuan dan daya tahan dinding samping ban yang lebih ditingkatkan. Selain itu, agar semakin optimal dalam berkendara, ban eco dirancang menggunakan kawat strand bead tunggal yang kuat agar ada keseragaman dan pemasangan ban yang lebih ditingkatkan. Ban eco cenderung memiliki keausan tapak yang lebih lama sehingga dapat membuat ban berjalan lebih jauh dibanding ban biasa.

Ketiga, ban eco cenderung memiliki penanganan dan respons kemudi yang lebih baik. Hal ini dikarenakan struktur ban menggunakan bead filler yang memiliki kekakuan tinggi. Selain itu, ban eco dapat membantu menghadirkan transisi yang lebih mulus saat sprint maupun menikung.

Komponen-komponen di atas merupakan beberapa teknologi yang telah dimiliki Hankook Tire, produsen ban global terkemuka, yang menerapkan teknologi canggihnya untuk pengembangan ban ramah lingkungan melalui 'Kontrol Technology’. Salah satu inovasinya dihadirkan pada model Kinergy Eco2 yang tersedia di seluruh distributor resmi Hankook Tire di Indonesia.

Baca Juga: Rahasia Mematahkan Kecelakaan Kendaraan Niaga, Kenali Speed Index dan Load Index

Ban jenis ini dapat menjadi pilihan cerdas untuk penunjang berkendara di semua kondisi dan telah dioptimalkan agar memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih maksimal. Ban ini memiliki performa yang serba bisa baik di jalan kering dan basah yang sesuai dengan iklim di Indonesia. Alur lateral yang lebar pun turut membantu menciptakan ketahanan hydroplaning yang luar biasa.

Selain itu, model ini memiliki hambatan gulir yang semakin baik dari generasi sebelumnya, Kinergy EX (H308).

Hankook Tire telah berkomitmen menghadirkan ban ramah lingkungan sejak 2012 dalam mendukung kampanye go green yang dicanangkan pemerintah.

Baca Juga: Audit Forensik Data Digital Kebocoran Data Pribadi, Ini kata Menkominfo

Halaman:

Editor: Yetto Parceka


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x