Renungan Malam Kristiani: Mengapa Malam Dibuat Tuhan?

- 13 Januari 2024, 18:00 WIB
Suasana malam yang penuh dengan bintang.
Suasana malam yang penuh dengan bintang. /Pexels/

SEPUTARCIBUBUR- Ayat renungan kita pada saat ini terdapat dalam Ayub 33:14-15 tertulis demikian:

“Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya. Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur,”

Sebagian orang di dunia ini tidak suka dengan malam hari, mereka lebih suka dengan siang hari. Mungkin kita adalah satu diantaranya yang kurang begitu suka dengan suasana malam yang gelap dan harus tidur.

Baca Juga: Sayang Anak, Raffi Ahmad Bikin Pabrik Camilan untuk Rafathar dan Rayyanza

Ada wilayah di bumi ini yang selalu terang dan tidak pernah malam khususnya di saat musim panas. Wilayah itu bernama Svalbard di Norwegia.

Namun walaupun musim panas, wilayah ini suhunya dingin. Tempat ini dihuni sekitar 2500 orang. Pada saat musim dingin di wilayah Svalbard ini kondisinya selalu gelap seperti malam terus-terusan selama 24 jam.

Semua orang bisa datang ke tempat ini tanpa harus memiliki visa. Jadi siapapun yang mau kesini tidak perlu harus mengurus visa terlebih dahulu.

Baca Juga: Pizza Hut Cibubur Disatroni Kawanan Perampok, Sekuriti Disekap

Umumnya di wilayah sebagian besar di bumi ini selalu ada siang yang terang dan malam yang gelap. Ketika Tuhan menciptakan langit dan bumi, Tuhan membuat terang dan gelap, siang dan malam.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah