Siapapun Presiden Mendatang akan Hadapi Ancaman dan Tantangan Ini

- 19 Oktober 2023, 22:11 WIB
Sebanyak 210 PENDETA dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Konsultasi Nasional Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) PGI berfoto bersama pembicara AM Putut Prabantoro, Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI, di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Kamis (19/10/2023). Foto: Istimewa
Sebanyak 210 PENDETA dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Konsultasi Nasional Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) PGI berfoto bersama pembicara AM Putut Prabantoro, Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI, di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Kamis (19/10/2023). Foto: Istimewa /

SEPUTAR CIBUBUR - Indonesia kini berada dalam pengaruh besar perubahan global. Indonesia berada dalam masa transisi terutama pasca Covid-19, pergeseran geopolitik dunia, perubahan cuaca (climate change) dan pengaruh TIK (teknologi informatika dan komunikasi). Perubahan itu memengaruhi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terutama para remaja milenial yang merupakan suara mayoritas penentu kesuksesan Pemilu 2024.

Maka siapapun presidennya nanti akan menghadapi ancaman dan tantangan yang sama.  Oleh karena itu Pilpres 2024 harus dilihat sebagai cara bangsa Indonesia keluar dari berbagai persoalan yang sifatnya mendesak serta prioritas untuk ditangani.

Demikian ditegaskan Taprof Bid. Ideologi Lemhannas RI, AM Putut Prabantoro kepada 210 pendeta dari seluruh Indonesia yang hadir di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Kamis, 19 Oktober 2023. Mereka hadir dalam  acara Konsultasi Nasional Persekutuan Oikumene Umat Kristen (KONAS POUK) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Dalam paparannya yang berjudul “Pemilu 2024 dan Tantangan Indonesia di Masa Depan”, Putut Prabantoro, yang mewakili Gubernur Lemhannas RI, didampingi oleh Pendeta Riska Virantika Dewirani.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ganjar Pranowo Siapkan Tujuh Strategi, Jika Menang Pilpres 2024

Ketua Panitia Pendeta Noh Ruku  menjelaskan, KONAS POUK adalah wadah silaturahmi para pemimpin POUK seluruh Indonesia. Konsultasi nasional ini diadakan 2 tahun sekali. Konas 2023 merupakan prehalatan istimewa karena diadakan setelah masa pandemi sehingga animo peserta begitu tinggi dalam bentuk kehadiran dan interaksi selama konas. Dijelaskan juga, situasi politik menjelang pemilu memengaruhi animo peserta dalam mengikuti setiap topik secara khusus yang berhubungan dengan pesta demokrasi.

Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI, AM Putut Prabantoro sebagai pembicara dan Pendeta Riska Virantika Dewirani sebagai moderator dalam Konsultasi Nasional Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) PGI di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Kamis (19/10/2023). Foto: Istimewa
Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI, AM Putut Prabantoro sebagai pembicara dan Pendeta Riska Virantika Dewirani sebagai moderator dalam Konsultasi Nasional Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) PGI di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Kamis (19/10/2023). Foto: Istimewa
Dalam paparannya, Putut Prabantoro menguraikan bahwa kelompok generasi Milenial dan generasi Z akan mendominasi pemilu 2024 ini dan menjadi suara penentu. Generasi Milenial lahir antara 1981 -1996 dan Generasi Z lahir antara 1997-2000. Jumlah pemilih terdiri dari, 33,60% atau 66.822.389 (Generasi Milenial) dan 22,85% atau 46.800.161 (Generasi Z). Sisa jumlah pemilih terdiri.dari 57.486,462 pemilih atau 28,07% (Generasi X), 28.127.340 pemilih atau 13,73% (Generasi Baby Boomer) dan  3.570.850 pemilih atau 1,74% (Generasi Pre-Boomer).

“Generasi Milenial dan Generasi Z inilah yang nanti pada tahun 2045 akan memimpin Indonesia – saat Indonesia memasuki tahun emas kemerdekaannya. Mereka harus dipersiapkan dan itu dimulai dari Pemilu 2024 ini. Tantangan dan Ancaman pada masa itu sangat berbeda dengan saat ini. Mumpung masih ada waktu 22 tahun dihitung dari tahun 2023, harus dimulai pembentukan karakter kedua generasi tersebut dengan tuntutan jaman,“ ujar Putut Prabantoro.

Baca Juga: Survei: Generasi Muda Lebih Banyak Akses Berita Lewat TikTok, Berita Penting Dihindari

Ancaman & Tantangan

Halaman:

Editor: Ruth Tobing

Sumber: Siaran Pers


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah