Ngobran edisi #03: UMKM Gaspol: Go Digital & Go Export

- 26 Maret 2024, 16:54 WIB
Narsum dan moderator Ngobran edisi #03. Sumber: ISEI DIY
Narsum dan moderator Ngobran edisi #03. Sumber: ISEI DIY /

Menurut Susilo, Perguruan Tinggi (PTN/PTS) yang memiliki sumberdaya manusia (dosen dan mahasiswa) namun minimal sumber dana, dapat berkontribusi  melalui program Abdimas, KKN serta Magang MBKM.

Baca Juga: Pemilihan Calon Ketua ISEI Jogja 2023-2026 Diharapkan Melalui Musyawarah

“Sumber pendanaan dapat berasal dari CSR perusahaan dan perbankan, Diskop UKM DIY, Bank Indonesia DIY dan sebagainya. Momentum Program MBKM seharusnya dapat digunakan oleh PTN/PTS untuk berkontribusi lebih nyata dalam mendorong UMKM Naik Kelas,” beber Susilo.

Setelah acara Ngobran edisi #03 berahir dilanjutkan dengan pembagian cindera mata dan buka puasa (bukber). Hadir sekitar 20 peserta diskusi, antara lain Dian Ariani (Bank BPD DIY), Tim Apriyanto (Kadin DIY), Lincolin Arsyad (FEB UGM), Amirullah Setya Hardi (ISEI Cabang Yogyakarta), D Wahyu Ariani (FE UMB), Rudy Badrudin (Pelaku UMKM), Bambang P Hadi (Pelaku UMKM), dan Budiharta Setyawan (Pembina UMKM). Selaku tuan rumah acara ini adalah Kantor Perwakilan BI DIY.

“Untuk minggu depan Ngobran edisi #04 diselenggarakan oleh Bank BPD DIY selaku tuan rumah,” jelas Y Sri Susilo dalam rilisnya kepada media. (Lucius GK)

Halaman:

Editor: Ruth Tobing

Sumber: Siaran Pers


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah